Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan

1 September 2014

Candi Ijo, Prambanan, Yogyakarta

Apakah Anda tahu candi tertinggi di Yogyakarta itu dimana? Apakah Candi Bokoharjo? Ternyata jawabannya tidak. Kenapa? Karena ada nama Candi Ijo dimana candi ini letaknya berada paling tinggi diantara candi-candi yang lain yakni sekitar 400 meter di atas permukaan laut.
Letak Candi Ijo sendiri berada di sebelah selatan Candi Boko tepatnya di Bukit Ijo atau Gumuk Ijo Desa Sambirejo, Prambanan Sleman.
Jalan menuju Candi Ijo kalau dari Kota Yogyakarta langsung saja menuju ke daerah Prambanan. Setelah sampai di Pasar Prambanan/pertigaan traffic light menuju ke selatan atau sama dengan arah menuju ke Candi Boko sekitar 4 kilometer. Nanti di kanan jalan/timur jalan Anda akan menemui papan bertuliskan Candi Boko kemudian ikuti arah papan tersebut. Setelah masuk jalan kecil sekitar 1 kilometer nanti Anda akan menemui perempatan. Kalau ingin menuju Candi Boko maka belok kiri dan belok kanan untuk menuju Candi Ijo. Ikuti jalan tersebut hingga menemui pertigaan lalu belok kiri atau ke arah timur memasuki Desa Sambirejo. Kalau misalnya kurang jelas Anda bisa bertanya kepada penduduk sekitar. Heheheh... Tapi tanyanya yang sopan dan santun ya :D
Untuk jalan naik ke arah Candi Ijo nanti Anda akan menemui pertigaan lagi lalu silahkan belok kiri arah naik dan luruusss saja nanti sampailah ke Candi Ijo. Untuk akses jalan cukup mudah hanya nanti ketika Anda sampai di jalan tanjakan menuju Candi Ijo, kontur jalan lumayan kasar. Karena banyak lubang dan aspal yang rusak akibat banyaknya kendaraan truk pengangkut batu yang lalu lalang. Semoga penjelasan saya tentang jalan menuju ke Candi Ijo ini cukup membantu ya kawan.
Untuk suasananya saya katakan sangat luar biasa. Karena memang letaknya yang paling tinggi diantar candi-candi yang lain maka jika Anda datang kemari, Anda bisa dapatkan pemandangan berupa hamparan sawah dan sebagian kota Yogyakarta dari atas sini (Candi Ijo).
Terlebih lagi jika Anda datang di sore hari, sembari bersantai selain pemandangan indah, udara sejuk dan suasana yang tenang Anda bisa melihat matahari yang kian merunduk menuju ufuk barat alias sunset. Mantaapp kann kawaan..

Menurut saya, Candi Ijo ini adalah kawasan wisata yang bisa dibilang masih murah dan alami. Dengan pesona pemandangan yang sangat indah kita bisa bersantai, mengabadikan momen bersama teman atau keluarga, selain itu kita juga bisa belajar mengenai ilmu sejarah yang berkaitan dengan pembangunan Candi Ijo tersebut serta rasa syukur kepada Sang Pencipta atas semua yang tersedia di bumi ini.

Hasil fotografi sederhana saya dengan teman teman pemuda di Candi Ijo:




Buka Bersama Pemuda Pemudi Intigama

Pada postingan pertama di awal bulan September ini saya akan menceritakan kembali tentang agenda acara buka bersama saya bersama teman-teman pemuda pemudi yang kami berinama INTIGAMA.
Ini adalah program buka bersama kami yang ke 3 sejak dibentuk 3 tahun yang lalu pada tanggal 10 Agustus.
Nama INTIGAMA sendiri terinspirasi dari RW kami yakni RW 35. Mungkin itu saja sedikit sejarah tentang pembentukan INTIGAMA di Dusun Ngabean Kulon yang tercinta ini.

Lanjut tentang buka bersama, acara ini diadakan di sebuah resto baru di kawasan Jl. Kaliurang Km. 8,5 tepatnya di Valley Bambu Jalan Damai. Ini adalah cabang pertama dari Valley Bambu yang awalnya didirikan di Kawasan Kampung Kuliner Pringwulung.

Kami datang sekitar pukul 17.00, karena memang lokasi tempat tinggal kami hanya berjarak tidak lebih dari 2 kilometer dari tempat ini dan hanya berangkat menggunakan motor berboncengan serta tidak menggunakan helm (tapi jangan ditiru ya). Berangkat menuju kesana bersama 16 teman lain.

Disana kami tidak memesan makanan di tempat karena sebelumnya kami sudah membooking makanan yang  sudah terpaket. Itu cukup membantu kami supaya lebih praktis dan tentunya ada nilai kebersamaan karena semuanya jadi sama. Harga paketannya kalau tidak salah sebesar 17.500 rupiah + 1000 rupiah untuk parkir :-D

Dalam paket tersebut menunya adalah nasi, ayam/ikan nila, lalapan, sambal, teh serta free kurma + air mineral.
Menurut saya cukup mahal apalagi kalau pas tidak ada uang. Tapi lupakan lah tentang makanan. Hahaha...

Suasana resto cukup ramai dan penuh karena memang yang ada disana untuk buka bersama juga tidak cuma gerombolan kami. Tetapi ada gerombolan lain juga. Hahha...

Di Resto ini cukup luas tempatnya ada gazeboo yang ditata di pinggir-pinggir dan ada resto utama yang cukup luas. Pertamanan ditata di sebelah timur dengan lampu-lampu kecilnya.

Dari segi makanan rasanya cukup lah, sambalnya juga lumayan enak. Saya sendiri dapat paket lele yang lumayan kriuk kriuk. Hahaa.. Selesai buka bersama kami santai sejenak dan setelah itu melakukan tradisi yang biasanya anak muda lakukan yaknii foto-foto. Hhehee..


Akhirnya setelah selesai kami pun kembali pulang tapi tak lupa bayar di kasir dulu dan bapaknya parkir. Alhamdulillah....